Press Release

MENRISTEK AKAN BUKA SEMINAR INTERNASIONAL KEBENCANAAN DAN PEMULIHAN PASCA TSUNAMI DI BANDA ACEH
6th Annual International Workshop & Expo on Sumatra Tsunami Disaster & Recovery (AIWEST-DR 2011) And the 4th South China Sea Tsunami Workshop (SCSTW4)

Topic: Strengthening Community’s resilience: Lessons learnt from Indian Ocean Tsunami in 2004, Great East Japan Tsunami 2011 and beyond”

Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, 22-24 November 2011

BANDA ACEH, TDMRC. Menteri Riset dan Teknologi Republik Republik Indonesia, Prof. DR. Gusti M. Hatta, dijadwalkan akan membuka Seminar Nasional Kebencanaan dan Pemulihan Pasca Tsunami di Banda Aceh, 22-24 November 2011. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian agenda tahunan berupa workshop dan ekspo internasional tentang Tsunami Sumatera dan pemulihannya. Tahun ini, kegiatan yang lebih dikenal dengan AIWEST-DR (International Workshop & Expo on Sumatra Tsunami Disaster & Recovery) itu, telah memasuki tahun ke enam. Dalam pelaksanaan tahun ini kegiatan itu di sandingkan dengan acara workshop tentang tsunami di daerah laut Cina Selatan yang di selenggarakan oleh Pusat Riset Tsunami dan Mitigasi Bencana atau Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC), Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Saat gempa dan tsunami Aceh, yang terjadi 26 Desember 2004 lalu, mulai terpinggirkan dari perbincangan sehari-hari, dunia kembali terpana melihat peristiwa serupa yang mengguncang pesisir timur laut Jepang, 11 Maret 2011, di lepas pantai Pulau Honshu bagian utara. Gempa akbar dan tsunami Sendai itu telah merenggut korban yang tidak sedikit serta merusak infrastruktur vital, dari kilang minyak hingga reaktor nuklir PLTN Fukushima. Belajar dari dua kejadian tersebut, perlu terus menerus dibangun ketangguhan masyarakat internasional terhadap bencana gempa dan tsunami.

Disisi lain, banyak upaya pemulihan atau recovery telah dan sedang dilakukan dengan berbagai konsekuensinya. TDMRC mengambil momentum tujuh tahun peristiwa tsunami Aceh dan Gempa Jepang 2011 untuk mengajak para pihak terkait melihat kembali kegiatan pemulihan yang telah dilakukan lewat beberapa pertanyaan retrospective : apa yang sudah kita capai?, pembelajaran apa yang kita dapat?, dan adakah perubahan paradigma dalam cara kita memahami bencana?

Pertanyaan pertanyaan tersebut direfleksikan lewat tema sentral pelaksanaan AIWEST-DR 2011 yang digabungkan dengan konferensi international ke-4 SCSTW, yaitu: “Strengthening Community’s resilience: Lessons learnt from Indian Ocean Tsunami in 2004, Great East Japan Tsunami 2011 and beyond”- ( Penguatan ketahanan Masyarakat : Pembelajaran Dari Tsunami Samudera Hindia 2004, Tsunami Besar Jepang 2011 dan sekitarnya)

Kegiatan workshop tahun ini akan diisi lebih dari 100 presentasi hasil riset yang terkait dengan kebencanaan oleh para peneliti dari 15 negara. Selain itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan diskusi panel dan pembicara tamu dari mancanegara, di antaranya Prof.Yasuo Tanaka (Kobe University, Japan) Dr. M. Dirhamsyah (TDMRC-Syiah Kuala University, Indonesia), dan Prof.Gusti M Hatta (Menteri Riset dan Teknologi RI), yang akan menjadi pembicara kunci dengan topik “Designing Resilience for Communities at Risk”. Selain itu, diskusi panel akan mengetengahkan topik-topik terkait dengan kontribusi, pembelajaran dan peran dari para pemangku kepentingan pasca rehab/rekon, antara lain: kontribusi komunitas akademik, pengalaman pemerintah negera-negara yang terkena Tsunami, peran organisasi-organisasi trans-governmental (MDF,UNDP, dll), serta peran organisasi-organisasi non pemerintah, baik lokal, nasional, maupun internasional.

Melalui workshop ini, diharapkan, akan lahir lebih banyak upaya dan inisiatif untuk: (1) merumuskan strategi manajemen kebencanaan yang lebih komprehensif, (2) melanjutkan proses pembelajaran dan sharing pengetahuan kebencanaan, (3) mengintegrasikan lessons learnt masyarakat internasional, dan (4) menciptakan landasan yang kuat untuk kolaborasi internasional yang berkelanjutan dalam pengurangan risiko bencana (PRB), sehingga terwujudnya komunitas-komunitas masyarakat sadar bencana.

Tahun ini, AIWEST-DR 2011 dan SCSTW-4 diawali dengan penyelenggaraan sepeda santai siaga bencana (SSSB) guna meningkatkan kepedulian publik terhadap pengurangan risiko bencana. Kegiatan SSSB terbuka untuk umum dan akan berlangsung pada hari Minggu, 13 November 2011, dengan rute melewati beberapa kawasan yang terkena dampak tsunami. Masyarakat yang berminat mengikuti kegiatan seminar internasional dan sepeda santai dapat menghubungi panitia melalui nomor 0651-8052009 atau e-mail : aiwest-dr@tdmrc.org

TDMRC memberikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, Multi Donor Trust Funds (MDF), UNDP, dan Kobe University, Universitas Syiah Kuala, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya workshop internasional tahun ini.

Pertanyaan-pertanyaan untuk klarifikasi atau permintaan wawancara dapat ditujukan kepada person kontak berikut:,
1. Dr.Syamsidik (KetuaPanitia AIWEST-DR, 2011 dan SCSTW 4) / 081381134665
2. Hendra Syahputra (Public Relation AIWEST-DR 2011 dan SCSTW 4) /08126900211

Atau kepada:
Sekretariat AIWEST-DR 2011
Gedung TDMRC. Jl. Tgk Abdul Rahman, Gampong Pie
Meuraxa, Banda Aceh, 23233
e-mail : aiwest-dr@tdmrc.org
Tep: +62-651-747 1107
Fax: +62-651-755 5577

Download the pdf version here